Wednesday

it's not 11-9 anymore.

it's 9-11.

3:55PM, and i just casually open my LINE and The Economist told me a thing, Donald Trump had been elected 45th president of the United States. i was shocked. i shouted to ones (that time we were on the way to have lunch). and i posted it on instagram on 3:56PM. and yes i deleted it on 10PM because i felt i am not US citizen why should i post it and chill.

but no i cant chill.

i didn't state my side though (1. what for, it's not my election. 2. i dont think both candidates fit the 'leader' terms.) aku belum menentukan sikap atau mengambil langkah. waktu itu aku hanya merasa ingin ngepost. that's all. dan ada sekitar belasan respon pada bagian comments section. dan.. kebanyakan memberikan reaksi negatif.

jangan salah, what for nya bukan what for nggak peduli, tapi what for untuk menentukan keberpihakan. kenapa, karena aku gak mau keminter dan sok tahu, padahal itu bukan negara ku, aku gak punya mata kuliah US Gov atau pernah tinggal di sana dan cukup paham untuk berbicara dan latah menanggapi. aku butuh mengamati dulu. melihat keadaan. ke belakang. ke depannya.

we can just predict. and ruled by the wave of millennial things called trending topics dll. sometimes it's not accurate. and we can't just told things that way.

satu-satunya sumber kasual yang aku pantengin adalah diskusi grup LINE SA Malang 3rd Gen (grup alumni sma angkatanku) yang sejak issue ahok dan demo 4-11 terus 'ngadain' diskusi terbuka yang, kasual, tapi teoritikal, berdasar, bebas, jujur, timbal balik dan responsif (ga reaktif) sekali.

there might be groups (mungkin grup-grup BEM atau komunitas terkait) yang mungkin sama kondisinya kayak grup SA Malang #rd Gen ini. But i dont know, till now, i always feel these 150 something fellas WILL BE something in this country. in the 5-10-20 years. aku gak bakal kaget salah satu dari kami, orang yang dulu pas di asrama makan di seberangku atau tidur di kasur sebelah di klinik atau antre kamar mandi bareng bakal jadi presiden, menteri menteri, ceo ini, ceo itu, pegiat ini atau itu dan lain lain. what proved it was... sekarang, tersebar di berbagai keberadaan, entah universitas, negara, di mana pun mereka, kami, selalu jadi pasti senggaknya sesuatu di tempat kami masing-masing. we always lead something. (in a wide-ranged context).

there are so many people yang masa bodoh sama issue itu, la lapo, bahkan nanya kui sopo sih atau kui opo sih.

ada juga yang apatis.

tapi buatku, meski itu bukan negaraku, pemilihanku, demokrasiku, tapi segala hal yang akan negara itu lakukan akan selalu ngaffect negara lain, terutama negara yang masih berkembang kayak negaraku. langsung  gak langsung. cepat atau lambat.

tentang trump dan hillary, let's be strong and stronger inside. gausah lah mengumpat. sok ngehate atau kecewa berlebihan. think again. it's their, their democracy, their election. it's their systme, it's how they want a leader to be. it's what they need. it's what they feel matched their needs.

yes we just witnessed a history. we need popcorn or something.

No comments:

Post a Comment