Sunday

Gawat

Aku hedooooon. Tidak. Tidaaak. Cash flow ga selo. Mata kemana-mana. Mau dibawa kemana masa depan diri ini. *iris atm tipis tipis*

Mungkin azabnya turun tadi pagi. Jadi ceritanya, angkot (iya iya gue anak asrama gak gaul kayak kalian-kalian) (rada ilfil nulisnya sumpah) yang kami tumpangi mogok di tengah jalan. Puji Tuhan, masih jalan lagi. Terus mogok lagi teman-teman. Terus dibenahin lagi. terus untungnya nih masih mau jalan tuh, sebelum mati lagi. Kali ini matinya gak cuman 5 menit. Setelah hampir 20 menit, ternyata angkot terbatuk-batuk lalu berhenti.

Michael Theo yang baru bangun dari tidur dengan polosnya nyeletuk. "Setengah jam yang lalu kita di situ..."

*iris theo tipis tipis*

Alhasil kami terpaksa pindah angkot dan aku ga bisa ambil duit di atm. Ga bisa nransfer, dan ga bisa njajan. Sekian. By the way doain kami para generasi-unas-susah-setengah-mati lulus 100% terus nilainya bagus-bagus ya, lulus undangan, masuk ptn impian, dapet beasiswa, dapet kemudahan, dan lain seterusnya deh oke kan oke dong.

Sampai jumpa besok lusa. Sincerely, rasa-deg-degan-di-hatiku.

No comments:

Post a Comment